Menu

Cara Menangani Konsumen Yang Marah

Dec
06
2017
by : Priscillia Charista. Posted in : Artikel

 

Sebesar apapun perusahaan Anda, seberapa sistematisnya bisnis Anda pasti pernah mengalami komplain customer. Tentu menangani konsumen yang komplain adalah wajib hukumnya jika perusahaan atau bisnis Anda tidak mau di cap buruk, yang akan berdampak pada brand image Anda sebagai perusahaan yang tidak bertanggung jawab. Kita harus tahu, bahwa konsumen yang tidak puas akan menyebarkan review online negatif, komen negatif di sosial media, dan informasi negatif dari mulut ke mulut (word of mouth)

Bagaimanapun juga menangani komplain konsumen adalah kegiatan yang memakan waktu dan tenaga, apa lagi jika konsumennya sampai marah-marah. Maka dari itu, Melon Promotion and Design ingin memberikan beberapa tips untuk menangani customer yang komplain agar konsumen senang, kita-pun senang.

Dengarkan Komplain dari Sisi Konsumen, Tanggapi dengan Profesional

Saya juga tidak setuju jika dikatakan konsumen selalu benar, atau istilah pembeli adalah raja. Konsumen juga bisa salah, misalnya setuju sebelum membaca syarat dan ketentuan sebelumnya, sehingga merepotkan perusahaan kelak. Namun belajarlah untuk tetap menghormati opini konsumen dan dengarkanlah komplainan dari sisi konsumen, jika memang kesalahan dari perusahaan segeralah perbaiki dan tindak lanjuti agar konsumen tidak “kapok” dengan perusahaan Anda, namun jika memang kesalahan dari pihak konsumen, jelaskan dengan baik-baik dan sabar tentunya karena akan ada 1001 alasan kenapa konsumen akan tetap komplain.

 

Pahami Permasalahan, Jangan diambil Hati

Kemungkinan terjadinya komplain tidak selalu karena kesalahan Anda, jadi janganlah diambil secara personal. Komplain yang terjadi adalah wajar, kita dapat membantu konsumen dengan menanyakan beberapa pertanyaan penting untuk memahami permasalahan dengan lebih baik dan detail sehingga kita dapat memberikan solusi yang tepat bagi konsumen.

 

Minta Maaf Kepada Konsumen

Setelah mendengarkan dan memahami permasalahan, minta maaf lah kepada konsumen, hal ini dapat meminimalkan jumlah ketidakpuasan dan komentar negatif dari konsumen. Segera memberikan solusi yang dibutuhkan konsumen. Jika belum menemukan solusinya, mintalah kontak yang dapat dihubungi agar dapat diinformasikan kembali.

 

Follow Up Setelah Solusi Diberikan

Setelah selesai komplain dan solusipun sudah diberikan, alangkah lebih baiknya lagi jika kita menanyakan kembali apakah masalahnya telah selesai atau masih ada kendala yang lain. Follow up seperti ini akan membuat konsumen merasa diperhatikan, kualitas pelayanan dimata konsumen menjadi lebih baik dan konsumen kembali puas.

Selamat menerapkan tips menangani komplain konsumen, sukses selalu untuk Anda!

Konsultasikan permasalahan usaha Anda bidang branding, promosi dan desain dengan kami, GRATIS!

klik disini sekarang juga.

artikel lainnya Cara Menangani Konsumen Yang Marah

Monday 20 March 2017 | Artikel

Anda sekalian perlu mengenal Google Adsword untuk memperdalam pengetahuan perihal bidang teknologi. Lebih spesifiknya, teknologi yang…

Monday 24 October 2016 | Artikel

Saat ini blogging semakin diakui sebagai alat yang efektif untuk menyebarluaskan informasi. Banyak blogger yang kini…

Monday 24 October 2016 | Artikel

Saya mau berbagi pengalaman sebagai pembuka jasa iklan di media sosial khususnya Instagram. Berikut beberapa tips…

Thursday 24 November 2016 | Artikel

1. Tetapkan Tujuan Tujuan yang kuat dapat dijadikan patokan serta sumber motivasi ketika ditengah jalan ada…

Instant Order

Friends Added

Rekening BCA

a/n Priscillia Charista
6300151297

Gading Nirwana I PF 16 no 5 Kelapa Gading, Jakarta Utara.
083878014025
MELONID
cs@melonbranding.com