Agar Bisnismu Optimal, Berikut Perbedaan Marketing Content antara B2B dan B2C

Agar Bisnismu Optimal, Berikut Perbedaan Marketing Content antara B2B dan B2C

Di dalam dunia bisnis B2B (business to business) dan B2C (business to customer), konten promosi (marketing content) memiliki perbedaan. (Foto/Yetti Force)

Ketika kamu membangun sebuah bisnis, salah satu fokus yang harus diperhatikan adalah target pasar. Target tersebut harus kamu sasar dengan strategi, cara, dan langkah yang sesuai. Begitu juga dengan jenis Business to Business (B2B) dan Business to Customer (B2C).

Kedua jenis bisnis di atas tentunya memiliki target pasar yang berbeda. Saat B2B memilih perusahaan lain sebagai targetnya, B2C justru menargetkan konsumen secara perseorangan. Atas perbedaan inilah, konsep marketing content-nya juga harus berbeda. Marketing content yang dimaksud di sini adalah bagaimana bisnis bisa menggaet target lewat konten promosi di berbagai media sosial.

Dilansir dari CMSWire, berikut perbedaannya.

 

Tujuan bisnis

Foto : glaadblog.org

Salah satu yang terpenting dalam bisnis adalah menilai keefektifan tujuan. Namun, nyatanya sebanyak 61% pelaku B2B nggak punya cara yang efektif dalam mengevaluasi kinerja tujuannya. Sementara, B2C memiliki persentase 64%.

 

Promosi lewat e-mail

Foto : unsplash.com

 

Meskipun terkesan sedikit formal, e-mail bisa jadi salah satu media promosi bisnis. Untuk B2B sendiri, hanya 58% pelakunya masih memilih e-mail sebagai media yang paling efektif, sedangkan ada 63% pelaku B2C yang memilih e-mail.

 

Konten blog

Foto : entrepreneur.com

 

Memaksimalkan promosi juga bisa kamu lakukan lewat website atau blog. Buktinya, 39% pelaku B2B merasa diuntungkan dengan adanya blog. Begitu juga dengan pelaku B2C yaitu sebanyak 46%.

 

Media sosial terfavorit

Foto : pexels.com

 

Lewat banyaknya media sosial, tiap B2B dan B2C punya favorit media sosial yang dianggap mendatangkan banyak pelanggan. Bagi 83% pelaku B2B, LinkedIn adalah juaranya. Sebaliknya, 90% pelaku B2C menjagokan Facebook.

 

Strategi sekaligus tantangan

Foto : dribbble.com

 

Ada beberapa hal yang membuat marketing content menjadi tantangan tersendiri di dalam bisnismu. Sebanyak 39% pelaku B2B memilih penulisan konten (content creation) sebagai strategi yang menantang. Lalu, media sosial dipilih oleh 46% pelaku B2C.

 

Nah, setelah tahu perbedaan marketing content buat B2B dan B2C seperti di atas, kamu sudah siap buat menjalankan bisnismu yang tepat dan optimal?

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *