,

Berkenalan dengan Kecerdasan Emosional, Kecerdasan yang Penting Dimiliki oleh Human Resources

Berkenalan dengan Kecerdasan Emosional, Kecerdasan yang Penting Dimiliki oleh Human Resources

Kecerdasan manusia berkembang berdasarkan kontrol dan penyempurnaan dari kemampuan emosional. Seleksi alam memilih untuk menahan perasaan yang penting untuk hidup. Contohnya adalah perasaan adil dan bijaksana adalah dua perasaan penting untuk seorang pemimpin. Namun, bagaimana dengan rasa marah? Tentunya perasaan tersebut tidak dibutuhkan. Bagaimana caranya tahu bahwa perasaan-perasaan itu penting atau tidak?

Di situlah kecerdasan membantu perasaan dalam menentukan yang mana perasaan yang diperlukan dan yang mana yang tidak perlu. Dari situlah muncul berbagai macam ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan Kecerdasan Emosional.

Menurut Peter Salovey dan John Mayer, Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence) adalah sebuah kemampuan untuk mengawasi perasaan diri dan orang lain untuk memisahkan antara berbagai perasaan dan menamainya dengan layak dan memakainya untuk mengarahkan pemikiran dan perilaku. Kecerdasan emosional sendiri merupakan momok penting bagi Human Resources Departement (HRD). Dengan merangkul perasaan orang lain di tempat kerja tentu akan memberikan efek yang baik. Misalnya, memberikan suasana yang menyenangkan antar individu dalam perusahaan tersebut serta membuat kerja sama menjadi lebih lancar karena semua mengerti satu sama lain.

Bagaimana Kecerdasan Emosional membantu pekerjaan HR?

Menurut Daniel Goleman, seorang ahli Perilaku, bagian dari otak yang menyokong kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial adalah sirkuit terakhir yang menjadi dewasa dan otak pun membentuk syarafnya berdasarkan pengalaman yang pernah dialami. Ini adalah bukti bahwa Kecerdasan Emosional sangat berguna, baik di dalam maupun di luar tempat kerja.

Oleh karena itu, jika seseorang harus melupakan perasaan-perasaannya saat bekerja, itu akan menjadi hal yang buruk karena akan mempengaruhi sekitar dan orang itu sendiri. Lagipula, manusia memang memiliki perasaan. Bisnis berubah, namun, di sisi lain, bisnis juga harus memperhatikan jadwal kerja secara keseluruhan dan individual serta pelayanan di luar itu, seperti pelayanan kesehatan, untuk memastikan orang di tempat kerja terjaga. Ini termasuk mempekerjakan psikolog dalam team Human Resources agar dapat memahami kebutuhan yang dibutuhkan oleh pekerja.

Lalu, apa saja elemen kecerdasan emosional?

Kesadaran terhadap Diri Sendiri

Maksudnya adalah diri sendiri paham tentang apa saja kelemahan, kekuatan, tujuan, dan dampak pada orang lain. Dalam praktiknya, ini akan terlihat seperti kepercayaan diri dan kehausan akan kritik membangun. Sebagai seorang HR yang memiliki Kecerdasan Emosional, sebelum mengetahui kelebihan dan kelemahan seorang calon pekerja, mereka akan mengerti tentang diri mereka sendiri. Karena, bagaimana cara memahami orang lain jika mereka sendiri tidak paham tentang diri mereka sendiri?

Manajemen Diri

Ini adalah kemampuan untuk mengendalikan dan mengarahkan impuls dan suasana hati yang mengganggu. Hal-hal seperti kepercayaan, integritas, dan kenyamanan dengan perubahan adalah hal yang tidak akan membiarkan perasaan atau suasana hati mengganggu hidup. Misalnya, jika seorang HR bertemu dengan pekerja yang tidak kompeten, maka mereka harus mengatur diri mereka sendiri untuk tidak mengedepankan emosi yang menggebu-gebu. Namun, mereka harus mengarahkan pekerja itu kembali pada peraturan perusahaan dan konsekuensinya. Namun, di sisi lain, HR harus memastikan kalau kesalahan itu tidak terulang lagi. Karena, sekali lagi, salah satu tugas HR adalah menjaga nama baik perusahaan dari kinerja buruk pekerjanya.

Motivasi

Artinya menikmati pencapaian demi dirinya sendiri. Semangat untuk pekerjaan yang dilakukan, optimisme dan energi untuk meningkatkan adalah keunggulan utama dari orang yang cerdas secara emosional dan termotivasi.

Empati

Empati artinya memahami bagaimana caranya memahami emosi atau perasaan orang lain. Maksudnya, seseorang akan mempertimbangkan perasaan orang lain, terutama ketika membuat keputusan. Empati juga menjadi keahlian yang dibutuhkan untuk merekrut pekerja baru dan mempertahankan pekerja yang baik. Selain itu, empati juga sangat berguna untuk memahami budaya satu sama lain agar tidak terjadi masalah yang tersandung pada kebudayaan.

Keterampilan Sosial

Membangun hubungan dengan orang lain untuk menggerakkan mereka ke arah yang diinginkan adalah keterampilan sosial. Dalam hal ini, seorang HR yang paham akan Kecerdasan Emosional pasti mampu untuk membangun hubungan mendalam sehingga mereka dapat memengaruhi pekerjanya untuk melakukan hal yang sesuai dengan peraturan perusahaan.

Walaupun semua orang memilikinya, seseorang tidak akan serta merta menguasai Kecerdasan Emosional. Kecerdasan Emosional sama seperti kecerdasan lainnya dimana kecerdasan ini harus terus menerus dilatih agar semakin tajam. Caranya dengan memperdalam komponen-komponen sebelumnya secara terus menerus. Dan agar kecerdasan emosional menjadi efektif, itu harus dimulai dengan diri sendiri. Seseorang tidak dapat menyaring atau meningkatkan kesejahteraan orang lain tanpa adanya pemahaman terhadap diri sendiri terlebih dahulu.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *