Ketahui Istilah-istilah dalam Digital Marketing Berikut, Yuk!

Ketahui Istilah-istilah dalam Digital Marketing Berikut, Yuk!

Buat kamu yang udah atau ingin terjun ke dunia bisnis, tentunya nggak asing lagi sama promosi lewat media online atau digital marketing. Lewat digital marketing, kamu bisa mempromosikan produk atau jasa yang kamu tawarkan dengan lebih efektif dan efisien. Terlebih lagi, sekarang ini apa-apa udah serba-online. Tapi, sebelum itu, untuk mencapai keberhasilan seperti ini, ada beberapa istilah di dalam digital marketing yang wajib kamu ketahui artinya. Berikut adalah istilah-istilahnya.

  1. Penayang iklan (publisher)
Foto: huffpost.com

Penayang iklan sendiri berarti seseorang yang memiliki website dan ingin website-nya dipasangi iklan. Dengan tujuan mendapatkan keuntungan, maka pengiklan adalah sasarannya penayang iklan ini.

  1. Pengiklan (advertiser)
Foto: thebootapps.com

Kebalikannya penayang iklan, seseorang yang mengiklan di sebuah website disebut pengiklan. Tentunya, saat memilih website, pengiklan sendiri harus mencari yang traffic-nya tinggi agar banyak dijangkau pengunjung.

  1. PPC (Pay Per Click)
Foto: pexels.com

Istilah ini mengacu pada kondisi saat pengiklan menerima bayaran atau ketika penayang iklan dibayar berkat jumlah klik pada iklan yang ditampilkan di website. Saat ini, program PPC terbesar dan terkenal adalah Google AdSense.

  1. CPC (Cost Per Click)
Foto: unsplash.com

Sama seperti PPC, bedanya CPC ini udah ke arah uang yang harus dibayarkan/terima. Kamu sebagai pengiklan mengajukan CPC dan dihitung dari banyaknya klik iklan. Misalnya, sebuah website berhasil menayangkan iklan dengan total kliknya 400 dan pengiklan menawarkan sebesar Rp5.000. Maka, penghasilan penayang iklan adalah 400 dikali Rp5.000 yaitu Rp2.000.000.

  1. CPA (Cost Per Action)
Foto: burst.shopify.com

Serupa tapi tak sama dengan CPC, istilah ini merujuk pada situasi saat pengiklan dibayar karena pengunjung melakukan action setelah mereka mengklik iklan yang ditayangkan. Bisa itu berupa mengisi survei, membeli dan mengulas produk, atau menawarkan kepada orang lain.

  1. CPT (Cost Per Thousand)
Foto: monsterinsights.com

Lewat CPT, kesepakatannya adalah pembayaran baru bisa kamu lakukan kepada penayang iklan setelah iklan ditayangkan sebanyak 1000 kali. Sebagai contoh, sebuah website dengan 3500 pengunjung menayangkan iklan dari suatu pihak. CPT yang ditentukan sebesar Rp50.000. Maka, biaya yang akan diterima penayang iklan adalah 3500 dibagi 1000 lalu dikali Rp50.000 dan hasilnya Rp175.000.

  1. CTR (Click Through Rate)
Foto: marketingland.com

Istilah CTR artinya persentase antara jumlah klik iklan yang dibagi dengan jumlah views. Contohnya, suatu website memperoleh tayangan sebanyak 3000 dan iklan yang diklik sebanyak 30. Maka, untuk mengetahui CTR dari 3000 penayangannya adalah 30 harus dibagi 3000 lalu dikali 100%, yaitu 1%.

  1. Conversion Rate
Foto: smartinsights.com

Merupakan persentase pengunjung website yang melakukan action terhadap total pengunjung website. Hal ini dibutuhkan banget buat mengetahui performa promosi iklan yang kamu lakukan. Saat ini, rata-rata conversion rate di kebanyakan industri adalah 2,35% dengan 25% pelaku bisnis online bisa mendapatkan persentase sebesar 5,31%.

  1. Contextual Advertising
Foto: searhenginejournal.com

Contextual advertising (ConAd) berkaitan dengan penempatan iklan yang sesuai dengan konteks di halaman website. Dengan begitu, iklan akan lebih tepat sasaran. Sebagai contoh, jika kamu adalah pengiklan yang ingin mempromosikan makanan rumahan, website yang sesuai buat dipasangi iklanmu adalah yang berhubungan dengan katering, makanan, atau kuliner.

  1. ROI (Return on Investment)
Foto: pixabay.com

Return on Investment (ROI) ada kaitannya dengan seberapa anggaran marketing yang harus kamu keluarkan biar dapat pengembalian yang diinginkan. Gampangnya nih, setelah iklan kamu promosiin lewat beragam platform dan metode, apa sih yang didapat oleh bisnismu?

 

Setelah tahu istilah-istilah yang ada di digital marketing, sekarang saatnya kamu menerapkannya ke dalam bisnismu ya!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *