Menjadikan SEO sebagai salah satu strategi di dalam digital marketing bisnis, saat ini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kewajiban. Salah satu tipe strategi SEO yang banyak dilakukan oleh marketer adalah on-page SEO atau yang lebih dikenal dengan sebutan on-site SEO yang berfokus pada website dan konten. Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang on-page SEO ada baiknya kita memahami dahulu tentang SEO itu sendiri. Search Engine Optimization (SEO) merupakan strategi digital marketing untuk mengembangkan website agar menarik trafik audiens. Selain hal itu akan membuat website kita kredibel, melalui SEO kita juga mampu membangun kepercayaan dari audiens kepada kita.  Menurut laporan dari The Manifest, saat ini SEO sudah dipelajari oleh sebanyak 53% pebisnis selama tiga tahun terakhir. Ini artinya, menerapkan strategi SEO dasar tidak memakan waktu lama, tetapi harus juga dilakukan oleh spesialis SEO.

On-page SEO, menurut Semrush, mampu membantu kita untuk meningkatkan kinerja website agar tampilan secara maksimal. Dalam hal ini, website akan terlihat lebih kredibel karena konten-kontennya yang berbobot dan sesuai dengan kebutuhan audiens akan informasi. Contohnya, saat seseorang mencari topik mengenai "tips membuat konten di website" tentunya yang paling banyak muncul pada deretan website yang membahas tentang konten pada website—tips dan trik, elemen konten website, atau karakteristik dari konten website itu sendiri—dengan kata kunci yang mendominasi adalah konten dan website.

Beberapa faktor yang turut mendukung lancarnya kerja on-page SEO tentunya yang berkaitan dengan konten dan website itu sendiri, mulai dari judul, meta description, meta tag, hingga image. Namun, perlu disadari juga bahwa beberapa faktor di atas tidak bisa bekerja secara sendiri. Diperlukan "kolaborasi" dari strategi SEO,

 

Memahami bagaimana cara kerja Google

how does google work?

(sumber: Pexels)

Sebelum lanjut menerapkan on-page SEO, ada baiknya kita memperhatikan dan memahami cara kerja Google. Biasanya, Google akan memberikan perhatian lebih kepada audiens yang baru pertama kali melakukan pencarian di sana, misalnya kecepatan saat seseorang membuka sebuah situs. Google juga secara detail melihat bagaimana konten bekerja. Mulai dari isinya, topiknya, hingga pemilihan kata-kata yang ingin disampaikan kepada audiens. Terakhir, Google juga menginginkan konten yang dapat dipercaya kebenarannya dengan tidak mengandung hoaks ataupun menyimpang dari yang sebenarnya.

Memaksimalkan meta deskripsi, gambar, dan title tags

meta description, image, and title tag(sumber: Search Engine Journal)

Pernahkah kamu melihat gambar dari sebuah website dengan judul img1001.png? Bagaimana menurutmu? Pasti merasa tidak nyaman, bukan? Begitu pula dengan audiens dan mesin pencari. Jangan lupa untuk memasukkan judul pada gambar yang dijadikan sebagai featured image. Selain itu, pastikan juga mencantumkan caption atau alt text di bawah gambar tersebut. Tapi, ingat bahwa keteranganya harus sesuai dengan gambar. Misalnya, cantumkan keterangan on-page seo sebagai strategi seo.png untuk mendeskripsikan gambar tersebut.

Masukkan target keywords pada paragraf pertama

target keywords at first paragraph
(sumber: Search Engine Journal)

Gunakanlah kata kunci target utama di paragraf awal akan memungkinkan kamu untuk mengetahui direction dari tujuan dan topik yang ingin disampaikan. Contohnya, pada awal kalimat sampaikan bahwa kita ingin membahas tentang elemen dasar SEO. Buatlah kerangka tulisan agar topik tidak "lari" ke mana-mana. Selain itu, pastikan bahwa kata kunci yang digunakan memiliki sinonim yang berhubungan erat dengan kata kunci utama. Misalnya, kalimat "topik-topik untuk membuat tulisan menarik" bisa digantikan dengan "tema menarik menulis artikel yang baik".

Nah, di atas adalah beberapa tips memaksimalkan SEO khusus untuk on-page SEO. Ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana menerapkan strategi on-page SEO agar mampu meningkatkan trafik website bagi bisnismu? Konsultasikan ke kami sekarang juga melalui e-mail cs.melonbranding@gmail.com atau follow Instagram @melonbranding ya!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *