Followers adalah salah satu aspek yang sangat diperhatikan oleh pelaku bisnis. Followers atau pengikut adalah sebutan untuk akun-akun yang menjadi pengikut sebuah akun lain. Banyak orang memandang followers adalah segalanya. Followers besar artinya engagement dan traffic juga tinggi. Jadi, banyak yang merasa perlu untuk meningkatkan followers mereka secara signifikan. Followers banyak juga biasanya mengindikasikan jika akun bisnis Anda terpercaya selama tidak ada isu yang negatif

Namun, karena alasan itulah banyak pula yang mengambil cara mudah seperti membeli followers. Padahal, dengan membeli followers itu, engagement Anda tidak akan meningkat dengan drastis, apalagi mengubah mereka menjadi customer. Anda hanya akan membuang kesempatan untuk memiliki followers yang benar tertarik dan akhirnya menjalankan bisnis dengan Anda. Jadi, mencari followers dengan cara yang benar adalah kunci untuk kesuksesan bisnis Anda.

Salah satunya adalah dengan memperhatikan bagaimana konten Anda dibuat. Konten adalah kunci meningkatnya followers. Konten yang benar akan membawa Anda mendapat followers tinggi. Jadi, hal apa yang perlu diperhatikan dalam membuat konten agar dapat meningkatkan followers?

Temukan Kenyamanan

Hal pertama yang harus diperhatikan saat membuat konten adalah kenyamanan. Maksudnya, sebelum Anda membuat konten, pastikan Anda nyaman untuk membuat konten tersebut. Buatlah konten yang Anda pahami dan ingin sampaikan murni karena Anda ingin menyampaikannya. Konten tersebut haru memiliki hubungan personal (Personal Connection) dengan Anda. Selain itu, konten tersebut harus memiliki tema yang sering dicari (Searchable) dan juga menguntungkan (Profitable). Jika Anda memiliki konten yang sering dicari dan mendatangkan keuntungan namun tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Anda, maka konten seperti itu tidak akan lama bertahan di akun Anda. Anda akan mencari hal lain yang menurut Anda lebih mudah untuk dibahas karena sulit mencari konten yang Anda sendiri tidak memiliki kedekatan dengannya.

Menggunakan Konten yang Berguna

Konten yang digunakan bukan hanya sekadar konten yang Anda sukai. Namun, perhatikan juga kegunaan konten tersebut. Konten apa yang ingin Anda bagikan informasinya? Apakah konten itu berguna bagi pembaca? Bagaimana dengan reaksi mereka nantinya? Selain itu, bahasa yang digunakan pun sangat penting. Gunakan bahasa yang mudah dicerna agar tidak terjadi kesalah pahaman antara konten Anda dengan pengetahuan yang didapat oleh pembaca. Bahasa yang digunakan tidak perlu sulit, cukup dengan kata-kata yang mudah, asal bisa ditangkap oleh khalayak umum

Membuat Konten yang dapat Dibagikan

Konten-konten tentang pribadi sendiri adalah contoh konten yang tidak dapat dibagikan. Mungkin teman-teman Anda merasa konten seperti itu bagus karena menceritakan tentang Anda. Namun, untuk orang lain, konten tersebut bukanlah konten yang bisa mereka bagikan pada circle mereka. Jadi, kalau Anda memposting konten pribadi, mungkin jumlah share-nya tidak terlalu tinggi. Solusinya adalah membuat konten informatif yang memancing orang untuk membagikannya pada lingkaran mereka. Selain jenis konten, bahasa yang dipakai pun harus mengarah pada audiens. Jangan menggunakan diksi ke-aku-an karena itu terkesan bercerita tentang diri sendiri. Namun, pakai panggilan yang mengarah pada audiens seperti “Anda”, “Kamu”, atau sebutan yang biasa Anda gunakan untuk menyapa audiens.

Berada di Platform Lain

Anda mungkin sekarang lebih fokus untuk membuat konten di Instagram. Tapi, pernahkah Anda berpikir bahwa memiliki konten di platform lain akan meningkatkan followers Instagram Anda juga? Sangat disayangkan jika Anda tidak menggunakan platform lain untuk meningkatkan followers Instagram Anda. Hal ini dikarenakan banyak yang menggunakan Instagram dan platform lain secara bersamaan. Dengan Anda membuat konten di platform lain dan mengarahkan mereka ke Instagram Anda, Anda dapat meningkatkan traffic Instagram karena orang-orang yang baru melihat konten Anda di platform lain tahu kalau Anda juga memiliki Instagram. Oleh karena itu, janganlah berfokus pada Instagram saja, namun, buat juga konten-konten di platform lain.

Mengulang Konten

Kadang, memikirkan sebuah tema untuk konten akan sangat menyulitkan. Konten terasa habis dan tidak ada yang bisa dibahas lagi. Namun, sebenarnya, Anda masih bisa membuat ulang konten-konten tersebut. Misal, jika Anda memiliki YouTube, Anda bisa membuat versi Instagram dari konten tersebut. Begitupun jika Anda, misalnya, memiliki podcast, atau LinkedIn, dan lain sebagainya. Konten-konten di sana bisa Anda jadikan konten baru di Instagram Anda. Jadi, kalau Anda merasa buntu ide, silakan cek kembali konten lama Anda dan buat mereka menjadi versi Instagram.

Kelimat poin tersebut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuat konten untuk Instagram Anda. Perlu diingat, konten-konten yang Anda sendiri nyaman membuatnya akan membuat audiens pun nyaman membacanya. Apalagi jika konten tersebut berguna untuk mereka pribadi dan mereka pun akan menyebarkannya karena menurut mereka itu penting untuk dibagikan pada teman. Selain itu, perluas pula jangkauan Anda dengan membawa konten tersebut ke platform lain, atau bawa konten dari platform lain ke Instagram Anda.

Jika Anda membutuhkan bantuan dan saran untuk mengelola konten media sosial Anda, Anda bisa menghubungi social media specialist kami di Melon Branding Agency di 083878014025 dan kami akan membantu Anda untuk meningkatkan kualitas bisnis Anda di media sosial yang dibutuhkan.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *