Tujuan utama dari sebuah bisnis adalah untuk mendapatkan laba dengan memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai target pasar, oleh karena itu fungsi marketing tidak dapat dipisahkan dalam praktik kerjanya. Dalam menjalankan bisnis tersebut, tentu saja kita harus memiliki kemampuan untuk mempromosikan atau memasarkan produk yang kita jual. Untuk itu bagi Anda para pengusaha, sangatlah penting untuk mengetahui strategi marketing apa yang tepat yang bisa Anda terapkan pada bisnis Anda. Sebelum lanjut lebih dalam mengenai strategi marketing yang ampuh untuk menaikkan bisnis Anda, ketahui dulu apa yang dimaksud dengan marketing itu sendiri. Marketing atau pemasaran adalah sebuah strategi yang dibuat untuk meningkatkan penjualan di dalam suatu bisnis tertentu.

Peran marketing dalam bisnis yaitu sebagai sales atau penjualan, karena laba yang di dapatkan perusahaan merupakan hasil dari penjualan produk atau jasa yang diperkenalkan melalui marketing. Selain itu peran marketing juga sebagai media promosi suatu bisnis dan produk yang dihasilkan oleh bisnis tersebut, baik berupa barang maupun jasa. Selain berperan sebagai sales dan promosi, marketing juga berperan dalam hal riset dan dan pengembangan produk agar produk yang disediakan selalu up-to-date dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Tujuan marketing dalam rangka meningkatkan penjualan, terdapat beragam strategi yang digunakan, yaitu:

Bangun branding yang kuat

Sebuah bisnis yang sukses adalah bisnis yang mampu menciptakan branding yang kuat dan yang mudah dikenali oleh masyarakat. Menurut The Branding Journal branding merupakan proses memberikan makna kepada perusahaan, produk atau jasa dengan membuat dan membentuk nilai brand di dalam ingatan pelanggan, dan membantu orang mengidentifikasi dan mengenali produk dan perusahaan Anda. Branding  lebih dari sekedar nama, tagline atau desain logo, tapi branding adalah segala sesuatu yang mencakup perusahaan Anda.

Untuk membangun branding yang kuat, Anda perlu membuat sesuatu yang unik dan berbeda dari para kompetitor Anda. Contoh brand yang berhasil menciptakan visual brand identity yang kuat melalui desain kemasannya adalah Minute Maid. Pada tahun 2009 lalu, mereka mendesain ulang kemasan mereka untuk rangkaian produk premium mereka untuk memastikan bahwa mereka mudah diidentifikasi di rak. Agar mudah diingat oleh orang, buatlah kesan yang unik atau yang berbeda dari brand lainnya. Kemudian setelah Anda menentukan ciri khas dari brand Anda, hal penting selanjutnya adalah konsisten. Konsistensi sangat dibutuhkan untuk memudahkan konsumen Anda mengingat brand Anda. Jika Anda tidak konsisten atau sering mengubah gaya atau ciri khas bisnis Anda, maka konsumen akan sulit mengingatnya dan mungkin mereka akan merasa bingung kemudian melupakan brand Anda. Identitas brand yang dibangun harus mengandung informasi terkait apa yang dijual, dan apa tujuan usaha Anda.

Baca juga: 10 Faktor Penting Membangun Branding

Logo yang mudah diingat

Logo yang dibuat harus menarik dan mudah diingat oleh semua orang yang melihatnya, selain itu, logo juga harus mengandung makna yang dapat mewakili usaha Anda. Logo ibarat sebuah magnet yang bisa menarik semua benda-benda yang berada di sekitarnya. Dalam kegiatan branding, maka logo berperan penting untuk mencerminkan kualitas jasa atau produk yang dipasarkan.

Beberapa hal yang perlu diperhaikan saat akan mendesain logo untuk perusahaan Anda adalah, hindari membuat logo yang mirip dengan logo perusahaan besar. Karena hal tersebut dapat menurunkan kredibilitas perusahaan serta menandakan bahwa Anda adalah ‘korban’ dari program branding perusahaan lain. Sehingga Anda menganggap logo perusahaan kompetitor tersebut paling baik. Ciptakan logo yang bersifat abadi, dalam pembuatan logo perusahaan sebaiknya jangan mengikuti tren. Mengapa demikian? Karena trend akan selamanya berubah, jika Anda memilih untuk mendesain logo sesuai trend yang ada sekarang, dalam 5 tahun kedepan logo Anda tidak lagi menjadi logo yang menarik dan dianggap ketinggalan zaman. Untuk itu penting bagi Anda untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada desainer grafis Anda dalam pembuatan logo perusahaan Anda. Pastikan juga logo memiliki filosofi dan makna yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan Anda.

Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah sesuaikan logo dengan media cetak. Jadi, logo yang diciptakan harus bisa digunakan di segala media cetak, seperti kaos, brosur, sticket, tumbler, payung, dan media-media lainnya. Selain logo, Anda juga harus memperhatikan desain packaging yang akan Anda gunakan. Desain packaging harus meliputi hal-hal penting seperti nama produk, logo, komposisi, expired date bagi pengusaha F&B, dan lain sebagainya.

Baca juga: 5 Hal Ini Harus Ada Pada Packaging

Menulis konten

Salah satu cara untuk memperluas jaringan marketing Anda yaitu dengan menulis cara blog di website Anda. Disini Anda bisa menjelaskan tentang siapa Anda dan perusahaan Anda dan apa yang Anda tawarkan pada konsumen. Menulis konten di blog ini  merupakan strategi marketing paling murah dan efektif. Anda dapat menggunakan teknik storytelling dalam menuliskan konten Anda. Anda tidak selalu harus memberikan konten hard-selling, tapi juga berikan konten soft-selling yang menarik agar pembaca Anda tertarik sekaligus mendapatkan ilmu baru dari konten yang Anda buat.

Konten yang bisa Anda tulis antaralain mengenai sejarah, visi dan misi dari perusahaan Anda. Apa tujuan Anda membangun bisnis ini, bagaimana perjalanan Anda dalam membangun bisnis ini, beritahu pembaca tips-tips yang dapat mereka petik dari hasil perjalanan Anda selama membangun bisnis ini. Hal ini akan membuat para pembaca menjadi lebih dekat dan mengenal secara personal dengan Anda maupun perusahaan Anda, dengan begitu mereka akan membangun keperayaan dengan perusahaan Anda.

Berikan juga konten-konten edukasi yang berkaitan dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Misalnya Anda menjual pakaian, buatlah konten mengenai macam-macam jenis bahan yang Anda digunakan dalam produksi pakaian tersebut, apa perbedaannya, bagaimana cara merawat pakaian denga bahan tertentu, dan sebagainya. Tulislah konten tersebut dengan Teknik storytelling agar pembaca merasa ringan dan nyaman saat membaca konten-konten Anda.

Baca juga: Storytelling. Cara Ampuh Membangun Brand Anda

Nah, ketiga strategi marketing tersebut bisa Anda sesuaikan kemudian bisa Anda aplikasikan pada bisnis Anda agar brand Anda mudah dikenali oleh masyarakat luas dan mengalami peningkatan penjualan.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *