Trik-Trik Marketing ala BTS Meal, Ada Apa Aja?

Trik-Trik Marketing ala BTS Meal, Ada Apa Aja?

Beberapa waktu yang lalu, McDonalds menggandeng BTS, boyband asal Korea Selatan dan menghasilkan yang namanya BTS Meal. Saking hype-nya, paket sembilan nuggets, french fries, cola, sweet chili dan saus chajun yang satu ini banyak yang sold out karena dibeli oleh banyak penggemar BTS, Army! Saking hype-nya bekas bungkus makanannya pun dijadikan kenang-kenangan—bahkan ada juga yang menjualnya di e-commerce dan menjualnya dengan harga mahal! Melihat antusiasme konsumen yang tinggi inilah, dari segi bisnis sebenarnya fenomena BTS Meal memanfaatkan beberapa trik marketing dan branding yang bisa kita pelajari.

Mengapa bisa sangat hype padahal hanya beberapa potong nugget, saus, kentang goreng, dan cola?

Ada beberapa alasan di balik suksesnya sebuah kolaborasi antar-brand. Misalnya, konsep bisnis yang matang, momen yang tepat, hingga target audiens yang sesuai. Melansir AdAge, fenomena BTS Meal sendiri sebenarnya memanfaatkan hal-hal di atas. Secara tidak langsung, McDonalds memang mengoptimalkan branding yang dimiliki oleh BTS—yang mana menjadi salah satu boyband yang sudah terkenal bukan hanya di negaranya, melainkan juga dikancah internasional.

Mungkin banyak dari kita yang berpikir bahwa McDonalds dan BTS sudah sama-sama terkenal, memiliki banyak penggemar, tapi untuk apa mereka berkolaborasi dan menghasilkan BTS Meal? Menurut Forbes branding di dalam bisnis berguna untuk memperkenalkan bisnis kita kepada audiens yang lebih luas lagi. Dengan begitu, tentunya hal ini akan membawa dampak baik sebagai salah satu strategi dalam branding.

Mengoptimalkan strategi dengan branding yang kuat

(sumber: pexels.com)

Pertama-tama, jika ditelusuri lebih lanjut, BTS sudah memiliki branding yang sangat kuat. Banyak audiens akan mengetahui siapa itu mereka, asalnya, hingga karya-karyanya. Apalagi, restoran cepat saji bernama McDonalds. Didirikan tahun 1940 di California, Amerika Serikat, menjadikan McDonalds sebagai salah satu top of mind restaurant di benak banyak orang. Dengan McDonalds melakukan kolaborasi dengannya, tentu akan menjadi booming—dan hal ini sudah terbukti kebenarannya!

Padahal, kalau diperhatikan isi dari BTS sebenarnya sama seperti paket lainnya, dengan tambahan saus khas yang hanya disajikan di Korea Selatan sana, yaitu sweet chili dan saus chajun. Namun, hal ini tidak membuat audiens tidak tertarik sehingga tidak jadi membeli paket BTS Meal tadi.

Memaksimalkan digital funnels untuk menjangkau audiens lebih banyak

(sumber: pexels.com)

Tren promosi online yang dilakukan melalui digital funnels tentunya sudah menjadi keseharian bagi kita para pebisnis—terlebih lagi untuk meluncurkan brand exposure. BTS Meal mungkin hanya menjadi “wacana campaign” apabila pihak McDonalds tidak memaksimalkan tren digital yang satu ini. Melalui satu audiens ke audiens lainnya, apalagi BTS terkenal akan penggemar dari seluruh dunia, BTS Meal sudah dinantikan sejak lama oleh mereka.

Tapi, semua ini tidak terlepas dari promosi kreatif yang dilakukan secara besar-besaran. Sampai menjadi hype, banyak audiens yang bukan non-Army pun ikut membeli dengan alasan penasaran. Trik marketing seperti inilah yang secara tidak langsung dilakukan oleh McDonalds—membuat audiens “di luar jangkauan mereka” menjadi ingin tahu dan segera membeli sekaligus menyicipi citarasa dari paket BTS Meal.

Ingin mengupas strategi bisnis dan marketing digital dari banyak brand? Atau ingin berkonsultasi untuk membuat konten atau digital campaign yang kreatif demi memperluas audiens? Hubungi kami melalui e-mail cs.melonbranding@gmail.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *