fbpx

Melon Branding

Salah satu brand jadul yang tetap eksis hingga kini adalah PlayStation. Uniknya, tak sedikit yang teringat kenangan masa kecil kala mendengar kata PlayStation. Brand consistency dari PlayStation efektif mempertahankan posisinya di pasaran hingga kini. So, bagaimana Sony memperhatikan value dan brand consistency dari PlayStation? Simak penjelasannya di bawah ini. 

1. Tapak Tilas PlayStation

PlayStation dirilis pada tahun 1994 oleh Sony Computer Entertainment sebagai sebuah permainan konsol 32-bit. Produk pertama brand ini dikenal dengan nama PS One yang menggunakan compact disc (CD) sebagai bentuk pengukuhan peralihan industri video game yang sebelumnya menggunakan kartrid.

Even though tampilan visual PlayStation masih relatif kotak-kotak, banyak game populer yang turut memeriahkan, for example Final Fantasy 7, Crash Bandicoot, dan Tekken. This matter membuahkan hasil dengan terpilihnya PlayStation sebagai konsol pertama yang terjual lebih dari 100 juta unit di tahun 2005.

Playstation menerapkan brand consistency

2. Perkembangan PlayStation

Beradaptasi dengan perkembangan teknologi, PlayStation mengembangkan konsol 64-bit generasi berikutnya, yaitu PlayStation 2 yang didukung kemampuan bermain melalui internet sehingga mengalahkan game konsol pesaing 64-bit lainnya, for instance Sega Dreamcast dan Nintendo GameCube. However, PlayStation 3 tidak mendulang kesuksesan lantaran ketatnya persaingan antara Microsoft Xbox 360 dan Nintendo Wii.

Pada tahun 2013, Sony merilis PlayStation 4 (PS4) yang didapuk sebagai penjualan konsol tercepat dalam sejarah. Moreover, banyak kejutan yang diberikan Sony dalam PS4, mulai dari grafis 4K, kelancaran permainan online multiplayer, fungsi ganda sebagai pemutar Blu-ray dan perangkat streaming media, serta layanan berlangganan PlayStation Now dari Sony. 

Fitur ini menyediakan akses ke ratusan game jadul hingga game teranyar PlayStationFurthermore masih terdapat berbagai produk PlayStation lainnya yang dikeluarkan, termasuk PlayStation 5 yang baru dirilis pada tahun 2020.

3. Brand Consistency dari PlayStation

Seperti dengan namanya, PlayStation menghadirkan kenikmatan bermain bagi penggunanya sesuai dengan perkembangan zaman. Therefore seiring perkembangan zaman, Sony berusaha menghadirkan tampilan grafis berkualitas demi beradaptasi dengan kemutakhiran teknologi. 

Keseruan bermain yang disuguhkan PlayStation dapat merangkul semua gender. Bahkan, tak sedikit karakter perempuan menjadi tokoh utama dari beberapa game, for example Lightning dalam Final Fantasy XIII dan Lara Croft dalam Tomb Raider.

Even more, kamu juga dapat melihat perkembangan tagline dari PlayStation yang mempertegas diri sebagai “wahana” bermain bagi penggunanya. 

Besides that, brand consistency dari PlayStation juga tercermin pada aspek logo yang bisa kamu temukan pada setiap produk PlayStation. Perubahan warna maupun ketajaman lengkungan dari logo ini dilakukan guna menyesuaikan dengan tren yang sedang berkembang. 

Alih-alih berhenti berkembang, brand consistency justru mempertahankan core value dari suatu brand dan melakukan adaptasi. Therefore, audiens merasa terikat dan tetap menggunakan produk brandmu. Hal itulah yang terjadi pada brand consistency dari PlayStation. 

In summary, pentingnya memahami sebuah brand, membangun dan berusaha untuk tetap konsisten pada core value, tentu membutuhkan tenaga profesional. Therefore, kamu dapat mempercayakan Melon Branding sebagai partner-mu. Hubungi kami lebih lanjut melalui cs.melonbranding@gmail.com atau kunjungi Instagram @melonbranding ya!

Recent Post

Melon 3

Want to Increase your traffic significantly ?

Every business needs more traffic for their website, which brings awareness and conversion. We know the best way through Digital Marketing activation for you.

Post Views: 983
Open chat
Welcome to Melon Branding 👋
Can we help you?