fbpx

Melon Branding

Metaverse, yang didefinisikan sebagai dunia virtual di mana kita bisa “hidup“ di dalamnya, memang saat ini bukanlah konsep baru. Pertama kali dibawakan oleh Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook ketika mencetuskan untuk melakukan rebranding dari Facebook menjadi Meta. Di sinilah, semuanya bermula. 

Melansir The Verge, Mark Zuckerberg sendiri menyatakan bahwa nantinya, Facebook bukan hanya sekadar menjadi media sosial semata, melainkan bertransformasi lebih dari itu, di mana setiap pengguna akan bisa terhubung melalui dunia yang dinamakan metaverse. Maka dari itu, muncullah konsep yang kelak akan menjadi dunia virtual yang baru

Perkembangan Metaverse

Kata metaverse pertama kali muncul dalam 1992 dari novel yang ditulis Neal Stephenson, berjudul Now Crash. Menurutnya, metaverse berarti dunia tiga dimensi yang mewakilkan kita sebagai manusia lewat avatar-avatar dan hidup di dalam dunia tersebut. Penjelasan tersebut juga tidak jauh berbeda dengan yang dikonsepkan oleh Mark Zuckerberg.

“I don’t think that this is primarily about being engaged with the internet more. I think it’s about being engaged more naturally.” Mark Zuckerberg

Nantinya, melalui media ini akan ada banyak hal yang bisa dilakukan secara virtual dan real-time. Mulai dari membeli pakaian virtual yang akan kita kenakan di dunia ini, berinteraksi dan berbincang-bincang dengan orang lain, hingga melakukan jalan-jalan secara virtual juga meskipun secara nyata kita berada di rumah.

Pemanfaatan Metaverse

Konser musik Justin Bieber di metaverse, yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan dunia maya di November 2021, merupakan salah satu contoh pemanfaatan metaverse.

Sumber: CoinYuppie

Bukan hanya konser musik saja, sudah ada beberapa brand fashion ternama yang juga terjun ke dunia virtual ini untuk mempromosikan produk mereka. Sebut saja brand Gucci. Sebelumnya, Gucci memang sudah berkolaborasi dengan game virtual populer Zepeto. Kali ini, mereka kembali berkolaborasi bersama Roblox yang juga merupakan salah satu game virtual. Dalam kolaborasi tersebut, Gucci mengeluarkan koleksi spesial yang bisa dipakai oleh avatar kita seperti tas Dionysus yang dijual dengan harga 57 juta rupiah. 

Sumber: Stylus

Saat ini memang metaverse belum banyak memiliki dampak signifikan bagi kehidupan manusia, khususnya bisnis dan marketing. Namun, tidak bisa dipungkiri jika ke depannya metaverse akan menjadi pusat dari strategi bisnis dan marketing yang kita lakukan. Tanpa kita sadari, perlahan-lahan pendekatan kita untuk menarik audiens akan berubah menjadi semakin dinamis berkat hadirnya metaverse. Siap tidak siap, mau tidak mau, kita dan brand harus beradaptasi.

Saatnya nantikan bersama bagaimana metaverse mengubah pendekatan kita antara brand dan custome. Tertarik mengembangkan bisnismu? Hubungi kami lebih lanjut melalui cs.melonbranding@gmail.com atau kunjungi Instagram @melonbranding ya! 
Melon 3

Want to Increase your traffic significantly ?

Every business needs more traffic for their website, which brings awareness and conversion. We know the best way through Digital Marketing activation for you.

Post Views: 1,214
Open chat
Welcome to Melon Branding 👋
Can we help you?