fbpx

Melon Branding

Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana mungkin seorang audiens awan yang asing dengan suatu brand berubah menjadi seorang loyal customer dari brand tersebut? In business, proses mengubah audiens menjadi customer dinamakan customer journey. Based on Qualtrics, customer journey experience terdiri dari lima tahapan which are berkaitan, namely awareness, consideration, purchase, experience, dan loyalty

Tahapan Customer Journey

Contoh Brand Storytelling

The example of brand story yang ideal untuk meningkatkan customer journey experience adalah campaign dari Chipotle, restoran yang menyajikan makanan khas Meksiko. This Campaign berbentuk video animasi singkat berjudul ‘The Scarecrow’, this campaign rilis tahun 2013, and indirectly menceritakan tentang brand Chipotle itu sendiri.

The Scarecrow sebagai contoh brand storytelling

Through, ‘The Scarecrow’, Chipotle memberikan pesan to cultivate a better world through bahan-bahan makanan yang jelas asal-usulnya dan diolah secara natural. Although, campaign mengambil konsep future world, this campaign still sejalan dengan value yang dimiliki oleh brand tersebut. At the end, this campaign mendatangkan respons positif dari audiens. And how cerita ‘The Scarecrow’ mampu menjawab tahapan di dalam customer journey? Next is penjelasannya. 

Awareness
Firstly, Orang-orang yang baru pertama kali melihat atau mengetahui tentang Chipotle through ‘The Scarecrow’.


Consideration
Secondly, after menonton video tersebut, and then mereka mencari tahu lebih lanjut mengenai Chipotle dan makanan yang disajikan.


Purchase
Based on rasa penasaran, mereka memutuskan untuk mencoba makanan yang mampu ‘cultivate a better world’.


Experience
And then, mereka akan memberikan testimoni based on value yang dihadirkan dalam The Scarecrow’, whether sesuai or maybe berbeda.


Loyalty
In line dengan moto Chipotle yaitu ‘food with integrity’, at the end customer yang sudah pernah mencoba olahan Chipotle, will be merasa tertarik untuk membeli produk Chipotle lainnya. 

Cara Membangun Brand Story

Above all Marketing Evolution menjelaskan ada several hal yang harus kita perhatikan sebelum memasukkan brand story untuk membangun experience di dalam customer journey. First, in between  banyaknya brand sejenis, mengapa harus brand kita dan bukan yang lain? Second, apa masalah audiens yang berusaha kita selesaikan? And then, how produk atau jasa yang kita miliki lebih unggul dibandingkan kompetitor? Sadar atau tidak, actually kehadiran sebuah brand adalah untuk memberikan jawaban solutif atas permasalahan mereka.

Along perkembangan, customer mengharapkan hubungan yang lebih dari sekadar partner jual-beli. Accordingly, through strategi storytelling, brand perlu membangun hubungan yang lebih bermakna dengan customer lewat aspek relevance, personalization, dan value. This aspect mengandung unsur relevansi pada cerita yang kita hadirkan dengan masalah atau kondisi yang dialami oleh audiens. And then, audiens memasuki tahap personalization bila merasakan bahwa cerita yang kita bangun terasa personal. In the value aspect, ekspektasi yang dimiliki audiens bisa setara dengan value dari produk atau service yang brand kita berikan untuk mereka.

If you want menciptakan brand story yang autentik dan membangun customer journey experience yang kuat melalui strategi branding dan marketing? Hubungi kami lebih lanjut through cs.melonbranding@gmail.com or kunjungi Instagram @melonbranding ya!
Melon 3

Want to Increase your traffic significantly ?

Every business needs more traffic for their website, which brings awareness and conversion. We know the best way through Digital Marketing activation for you.

Post Views: 872
Open chat
Welcome to Melon Branding 👋
Can we help you?